Kajian dalam Perilaku Konsumen

v   Bauran pemasaran (marketing mix)

Bauran pemasaran (marketing mix) adalah variabel – variabel yang dapat dikendalikan oleh perusahaan, yang terdiri produk, harga, distribusi, dan promosi. Terhadap variabel – variabel yang tidak dapat dikendalikan, manajemen pemasaran tidak dapat bertindak banyak. Marketing mix tersebut merupakan satu perangkat yang akan menentukan tingkat keberhasilan pemasaran bagi perusahaan, dan semua ini ditunjukan untuk memberikan kepuasan kepada segmen pasar atau konsumen yang dipilih.

  • Produk

Salah satu tugas utama dan tanggung jawab yang berkecimpung dibidang manajemen pemasaran adalah memikirkan desain produk. Bahwa produk yang dibuat adalah produk yang dibutuhkan oleh konsumen. Karena itu, bagian pemasaran seolah – olah bertugas sebagai mata perusahaan, yang harus selalu jeli dalam mengamati kebutuhan konsumen. Dibagian ini harus secara terus menerus memberikan saran perbaikan atau perubahan desain produk disesuaikan dengan keinginan pembeli, dapat dihasilkan produk yang betul – betul baru bagi perusahaan atau hanya sekadar modifikasi dari produk.

  • Harga

Harga merupakan variabel yang dapat dikendalikan dan yang menentukan diterima tidaknya suatu produk oleh konsumen. Harga semata – mata tergantung pada kebijakan perusahaan, tetapi dengan mempertimbangkan berbagai hal. Harga suatu produk sangat relatif sifatnya, untuk mengatakannya terlebih dahulu dibandingkan dengan harga produk serupa yang diproduksi atau dijual perusahaan lain. Artinya perusahaan selalu memonitor harga yang ditetapkan oleh para pesaing agar harga yang ditentukan oleh perusahaan tersebut tidak terlalu tinggi atau sebaliknya.

  • Distribusi

Distribusi adalah masalah lain yang akan dihadapi perusahaan pada saat produk selesai diproses. Distribusi menyangkut cara penyampaian produk ke tangan konsumen.  Penentuan jumlah penyalur juga merupakan masalah yang penting untuk dipertimbangkan dan disesuaikan dengan sifat produk yang ditawarkan. Para penyalur dapat menjadi alat bagi perusahaan dalam mendapatkan umpan balik dari konsumen di pasar. Makin aktif penyalur dalam mengumpulkan pendapat dan konsumen suatu produk, makin besar manfaat yang dapat dipetik oleh produsen produk bersangkutan. Makin terbuka pula kesempatan untuk selalu produk sesuai dengan yang diinginkan konsumen. Ada beberapa faktor yang haru diperhatikan sebelum menentukan distribusi yang akan digunakan, diantaranya adalah jenis produk, kemampuan perusahaan.

  • Promosi

Promosi adalah salah satu bagian dari bauran pemasaran yang besar peranannya. Promosi merupakan suatu ungkapan dalam arti luas tentang kegiatan – kegiatan yang secara aktif dilakukan oleh perusahaan (penjual) untuk mendorong konsumen membeli produk yang ditawarkan. Bauran promosi (promotion mix) terdiri dari lima unsur utama (Philip kotler, 1997) yaitu pengiklanan, penjualan pribadi (personal selling), hubungan masyarakat dan publisitas, pemasaran langsung (direct marketing), serta promosi penjualan.

Pengiklanan adalah bentuk presentasi dan promosi ide, barang, atau jasa secara nonpersonal oleh sponsor yang teridentifikasi. Bentuk pengiklanan misalnya : brosur, booklet, poster, dan leafle, billboard. Bentuk audiovisual melalui media televisi, logo / simbol.

Hubungan masyarakat dan publisitas adalah suatu program yang didesain untuk mempromosikan atau melindungi imej perusahaan atau produk perusahaan secara individual. Misalnya melalui seminar, laporan tahunan, sponsor kegiatan, donatur.

Pemasaran langsung adalah menggunakan surat, telepon, dan alat kontak nonpersonal lainnya untuk berkomuniasi atau mendapatkan respon dari pelanggan atau prospek tertentu. Bentuknya, antara lain melalui katalog, pos, telemarketing, elektronik, belanja melalui TV.

Promosi penjualan adalah insentif jangka pendek untuk mendorong mencoba atau membeli suatu produk. Bentuknya,antara lain adalah pemberian sampel, kupon, hadiah, demonstrasi.

v   Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi – bagi pasar yang besifat heterogen dari suatu produk kedalam satuan – satuan pasar (segmen pasar) yang bersifat homogen. Tidak ada perusahaan yang dapat melayani semua kebutuhan konsumen, hanya sebagian atau beberapa kelompok pasar saja yang dapat dilayani. Hal ini akan terjadi lebih – lebih pada saat persaingan sangat ketat. Bagi perusahaan kecil maupun perusahaan yang ingin meningkatkan efisiensinya, dapat mengadakan segmentasi pasar. Dapat memusatkan kegiatan pemasaran pada segmen – segmen pasar yang dipilih. Perilaku konsumen menyediakan dasar untuk segmentasi pasar termasuk faktor demografis seperti, usia, jenis kelamin, pendapatan, termasuk pula perilaku konsumsinya. Konsumen dapat pula disegmentasikan berdasar pada kepribadian atau kategori psikografik. Selain itu, situasi penggunaan produk oleh konsumen dapat pula digunakan sebagai variabel segmentasi. Misalnya, suatu produk didesain untuk kesempatan formal (resmi), sedangkan produk lain didesain untuk kesempatan yang informal (santai)

v   Riset Pemasaran

Riset pemasaran adalah desain, koleksi, analisis, dan laporan data, serta penemuan – penemuan  relevan yang sistematis untuk situasi pemasaran tertentu yang dihadapi perusahaan. Cara – cara yang dapat dilakukan perusahaan untuk melakukan riset pemasaran :

  1. Perusahaan besar : memiliki departemen riset pemasaran sendiri.

2.   Perusahaan kecil : menggunakan tenaga pengajar untuk mendesain dan melaksanakan proyek riset, menggunakan jasa informasi online dan mematau pesaing

  • Proses riset pemasaran

Langkah pertama : mendefinisikan masalah dan sasaran riset

Langkah kedua : mengembangkan rencana riset yang paling efesien untuk    mengumpulkan informasi yang diperlukan

Langkah ketiga : mengumpulkan data

Langkah keempat : menganalisis informasi yang diperoleh

  • Ada karakteristik riset pemasaran :
  1. Menggunakan metode ilmiah
  2. Ada kreativitas riset
  3. Metode ganda
  4. Saling ketergantungan model dan data
  5. Nilai dan biaya informasi
  6. Kesangsian yang sehat
  7. Etika pemasaran

Kesimpulan : Jadi bauran pemasaran, segmentasi, riset pemasaran sangat mempengaruhi perilaku konsumen untuk memilih atau membeli suatu produk barang.

Referensi : Pandji Anoraga, S.E, M.M Manajemen Bisnis. Penerbit Rineka Cipta

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: